Apa itu Neuropati Diabetes?
penyakit neuropati diabetes disebabkan karena penyakit diabetesSetelah kita mengetahui apa itu neuropati serta penyebabnya, maka akan dibahas mengenai neuropati diabetes itu sendiri.
Neuropati Diabetes adalah kerusakan saraf pembuluh darah yang disebabkan karena diabetes yang umumnya menyerang pada bagian kaki.
Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya bahwa penyakit neuropati diabetes merupakan salah satu komplikasi dari penyakit diabetes.
Hal yang dapat terjadi pada seseorang yang mengalami penyakit neuropati diabetes adalah terjadi infeksi yang berulang-ulang, ulkus (tukak lambung) yang tidak kunjung sembuh, bahkan dapat terjadi amputasi kaki atau jari.
Tingkat keparahan penyakit neuropati diabetes berbeda-beda, hal ini dipengaruhi antara lain oleh usia penderita, lama menderita diabetes, kendali glikemik, juga tinggi rendahnya kadar gula darah semenjak penderita mulai memiliki penyakit diabetes.
Faktor utama penyebab penyakit neuropati diabetes ini belum diketahui secara pasti. Namun para ahli mengemukakan bahwa faktor utama dari penyakit neuropati diabetes adalah hiperglikemia persisten. Selain itu ada juga yang berpendapat bahwa penyebabnya adalah seperti kerusakan vaskuler, autoimun, dan nerve growth factor.
Pada faktor hiperglikemia persisten, terjadi peningkatan aktivasi jalur poliol. Hal ini terjadi dengan aktivasi enzim aldose-reduktase yang mengubah glukosa menjadi sorbitol. Selanjutnya dimetabolismekan oleh sorbitol menjadi fruktosa.
Pencampuran sorbitol dan fruktosa ini merusak sel syaraf dan menyebabkan hipertonik intraseluler.
Dalam teori vaskuler, penyakit neuropati diabetes ini disebabkan antara lain karena membran basalis menebal, peningkatan agregasi trombosit, berkurangnya deformitas eritrosit, berkurangnya aliran darah syaraf, serta pembengkakan pada syaraf.
Pada faktor autoimun, ditemukan adanya antineural antibodi pada serum penderita diabetes. Autoantibodi yang beredar secara langsung dapat merusak struktur syaraf motorik dan sensorik. Selain itu juga terdapat penumpukan antibodi dan komplemen pada berbagai komponen saraf suralis.
Pada faktor nerve growth factor (NGF), penderita diabetes mengalami penurunan serum NGF. NGF berfungsi untuk mempercepat dan mempertahankan pertumbuhan syaraf. Apabila mengalami penurunan, maka akan terjadi gangguan neuropati. NGF juga berperan dalam regulasi gen P dan Calcitonin-Gen-Regulated peptide (CGRP). Peptide tersebut mempunyai efek terhadap vasodilatasi, motilisasi intestinal dan nosiseptif. Semua itu mengalami gangguan pada penyakit neuropati diabetes.
Gejala yang muncul pada penderita penyakit neuropati diabetes juga bervariasi. Seperti mengeluh nyeri, tanpa keluhan nyeri, dan hanya dapat dideteksi melalui elektrofiisologis. Keluhannya terjadi dalam bentuk neuropati lokal atau sistemis. Artinya, keluhan tersebut terjadi pada lokasi atau jenis syaraf tertentu.
Penyakit neuropati diabetes itu sendiri merupakan gejala komplikasi dari diabetes yang khas. Selain itu terdapat gejala umum pada penyakit neuropati diabetes tergantung pada jenis serabut syaraf yang mengalami lesi. Gejala tersebut antara lain kesemutan, kebas, terasa tebal, mati rasa, terasa seperti terbakar, dan seperti ditusuk, disobek atau ditikam.
Klasifikasi Penyakit Neuropati Diabetes
kerusakan saraf penderita neuropati diabetesKlasifikasi penyakit neuropati diabetes dibedakan dalam tiga golongan. Dimana setiap golongan memiliki jenisnya sendiri-sendiri. Penyakit neuropati diabetes dibedakan berdasarkan perjalanan penyakitnya, jenis serabut syaraf yang terkena lesi, dan anatomi serabut syaraf perifer.
Menurut perjalanan penyakitnya, penyakit neuropati diabetes dibedakan menjadi neuropati fungsional atau subklinis, neuropati strukturalis atau klinis, dan kematian neuron atau tingkat lanjut.
Klasifikasi penyakit neuropati diabetes menurut jenis serabut syaraf antara lain neuropati difus, polineuropati sensori-motor simetris distal, neuropati otonom, neuropati lower limb, neuropati fokal, neuropati kranial, radikulopati, dan entrapment neuropathy. Sementara menurut anatomi serabut syaraf perifer antara lain sistem motorik, sensorik, dan otonom.
Penyebab penyakit neuropati diabetes ini sekitar 20-30% disebabkan karena penyakit diabetes tipe 2. Sedangkan penderita diabetes tipe 1, umumnya terkena penyakit neuropati diabetes setelah mengidap diabetes selama 10 tahun.
Diabetes memang penyakit yang ganas dan dapat menyebabkan komplikasi. Pola hidup yang tidak sehat tentu saja menjadi faktor utamanya. Saat ini memang penyakit diabetes tidak mengenal usia. Apalagi anda yang sudah berumur 40 tahun keatas, sangat rentan terkena diabetes. Ditambah lagi jika anda adalah perokok berat.
Hal ini akan memperburuk kesehatan anda. jika anda sudah terkena diabetes, rutinlah memeriksakan diri ke dokter. Perikasa secara rutin gula darah anda dan lakukan pula tes konduksi syaraf dan elektromiografi.
Pencegahan terhadap penyakit neuropati diabetes ini juga lebih baik. Antara lain dengan mengendalikan gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan perbanyak gizi. Pada intinya, pola hidup sehat sangatlah penting. Makan-makanan yang bergizi, menghindari rokok, dan rajin berolahraga memang saran kesehatan klasik.
Namun dengan inilah anda dapat terhindar dari penyakit yang berbahaya dan mematikan. Seperti penyakit diabetes atau penyakit neuropati diabetes.
Mengobati Penyakit Neuropati Diabetes
neuropati diabetes berbahaya bagi kesehatanPenyakit neuropati diabetes dapat dicegah dan dapat diobati rasa sakitnya. Sejauh ini hanya obat-obatan yang dapat dipakai untuk mengobati penyakit neuropati diabetes. Obat-obatan yang digunakan umumnya untuk meredakan nyeri saja.
Obat-obatan tersebut antara lain acetaminophen (Tylenol), aspirin, atau ibuprofen (motrin, advil). Namun jika obat ini dikonsumsi dengan dosis agak tinggi, akan menyebabkan efek samping. Jadi cobalah menggunakan dosis rendah.
Ada beberapa jenis obat lain yang dapat menghilangkan rasa nyeri karena penyakit neuropati diabetes ini. Antara lain menggunakan antidepresan, obat anti kejang, obat nyeri opioid, penghilang rasa sakit topical serta pengobatan alternative. Obat antidepresan dapat menekan rasa nyeri atau sakit pada penyakit neuropati diabetes.
Obat ini memang lebih umum digunakan untuk mengatasi depresi. Namun beberapa dokter juga menyarankan penderita penyakit neuropati diabetes menggunakan obat antidepresi. Obat antidepresi yang biasanya disarankan dokter adalah amitriptyline (elavil), imipramine (tofranil, dan desipramine (norpramin). Namun obat ini juga memiliki efek samping seperti mulut kering, kelelahan, dan berkeringat. Jika anda juga memiliki riwayat jantung yang tidak sehat, maka tidak disarankan untuk memakai obat ini.
Selain obat depresi, obat anti kejang juga dapat digunakan untuk mengatasi nyeri pada penderita penyakit neuropati diabetes. Obat ini biasanya dipakai oleh penderita epilepsi, terdiri dari pregabalin (lyrical), gabapentin (gabarone, neurotin), phenytoin (dilantin), dan carbamazepine (carbatrol, tegretol).
Obat ini tetap memiliki efek samping seperti mengantuk, bengkak, dan pusing. Jika rasa nyeri terasa lebih kuat, maka dapat menggunakan obat nyeri opioid. Kebanyakan orang menggunakan obat ini karena obat lain tidak bekerja dengan baik. Sehingga obat ini menjadi pilihan terakhir untuk meredakan nyeri.
Meskipun tingkat keberhasilan yang lumayan tinggi, namun tidak disarankan untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Karena obat ini memiliki efek samping dan dapat mengakibatkan kecanduan. Lebih baik anda berkonsultasi dengan dokter dan berhati-hati menggunakan obat ini.
Selain obat yang dikonsumsi, anda dapat menggunakan obat luar untuk meredakan nyeri. Yaitu menggunakan krim capsaicin (arthricare, zostrix). Produk ini dapat ditempelkan pada kulit bagian tubuh yang mengalami nyeri.
Namun perlu diwaspadai bahwa obat ini juga memiliki efek samping iritasi pada kulit. Jadi jika anda memiliki kulit sensitf, berhati-hatilah menggunakannya. Pengobatan alternatif juga dinilai dapat membantu mengatasi penyakit neuropati diabetes. Pengobatan alternatif ini dapat dilakukan dengan meditasi, akupuntur, biofeedback, maupun hypnosis.
Solusi terbaik* dan *harapan tinggi satu2nya* untuk kesembuhan penyakit Diabetes, dgn statistik kesembuhan diatas 80 persen adalah dengan Theraphy AiR milagros.
MILAGROS akan menuju Organ tubuh, untuk memperbaiki Sel2 Beta Langerhan yg rusak, maka organ tubuh bisa menghasilkan proses yg berkualitas dan kadar gula darah akan menurun dan normal secara bertahap, sehingga Diabetes bisa sembuh tanpa harus mngkonsumsi obat obatan..
Source : Milagroser Indonesia
Smg bermnfaat
Info/butuh produk
WA 08987229111
Aqsa
Thanks for reading & sharing MILAGROS KARAWANG



0 komentar:
Post a Comment